Berita

2135 Santri Siap Didelegasikan di 71 Daerah

Al-Musthofa Publication 2135 Santri Siap Didelegasikan di 71 Daerah

Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM) kembali mengadakan pelatihan safari Ramadhan 1443 H. Pada hari Ahad, 30 Januari 2022, di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo. Acara ini berlangsung pada sore hari dengan dihadiri ribuan peserta dari santri Pondok Pesantren Lirboyo.

Bapak Faidhul Haq mengatakan; “Diadakannya pelatihan ini bertujuan untuk membekali para santri yang akan didelegasikan untuk berdakwah di daerah-daerah di seluruh Nusantara.” Pada safari Ramadhan tahun ini, delegasi dakwah yang akan dikirimkan oleh LIM berjumlah 2135 santri yang akan dilaksanakan secara serentak di 71 daerah di seluruh penjuru Indonesia.

Pelatihan ini dimoderatori oleh Saudara M. Bagus Fauzi dan sebagai tutor Kyai Zahro Wardi. Kyai Zahro memberikan banyak pengalaman dan ilmu yang sangat bermanfaat bagi para peserta untuk dapat diimplementasikan ketika sudah terjun di tengah-tengah masyarakat nanti. Kemudian beliau juga berpesan agar jangan pernah lelah dalam berdakwah li ‘ila Kalimatillah (menegakkan kalimat Allah), serta berkhidmah kepada ilmu dan kepada Masyayikh Lirboyo bagaimanapun keadaan dan situasinya.

Lembaga Ittihadul Muballighin sendiri merupakan lembaga resmi dakwah yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Lirboyo. Di mana setiap bulan Ramadhan selalu mengadakan safari dakwah dengan delegasi dari santri Lirboyo.

Tujuannya adalah menyampaikan syariat agama Islam dalam spirit بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat,” sekaligus sebagai upaya pembelajaran santri dalam berinteraksi sosial kepada masyarakat, serta membentuk terpesantrennya masyarakat dan termasyarakatkannya pesantren.[]

Baca juga: GRAND FINAL LOMBA ILMIAH ISLAMI 2022 | LOMBA PILDACIL
Tonton juga: Berdakwah, Tidak Ada Alasan Tidak Siap

2135 Santri Siap Didelegasikan di 71 Daerah
2135 Santri Siap Didelegasikan di 71 Daerah

0

Al-Musthofa Publication 2135 Santri Siap Didelegasikan di 71 Daerah

Source link