Berita

Adab dalam Memandang – Pondok Pesantren Lirboyo

Al-Musthofa Publication Adab dalam Memandang - Pondok Pesantren Lirboyo

adab-memandang

Adab dalam Memandang | Memandang seseorang agar tidak sampai melukai kepribadian dan hatinya merupakan sesuatu yang sangat perlu diterapkan. Dan hal ini merupakan suatu perkara untuk menjaga perasaan seseorang agar tidak tersakiti.

Dalam kitab At-Tibrul Masbuq fi Nasihatil Muluk Ahli Hikmah Ahli Hikmah mengajarkan kepada kita untuk memandang tiga perkara dengan tiga pandangan. Dijelaskan dalam syahid-nya:

 يَنْبَغِيْ أَنْ تَنْظُرَ ثَلَاثَةَ أَشْيَاءَ بِعَيْنٍ ثَلَاثَةٍ. وَهِيَ أَنْ تَنْظُرَ اَلْفُقَرَاءَ بِعَيْنٍ التَّوَاضُعِ لَا بِعَيْنٍ اَلتَّكَبُرِ. وَأَنْ تَنْظُرَ اَلْأَغْنِيَاءَ بِعَيْنٍ النُّصْحِ لَا بِعَيْنِ الْحَسَدِ. وَأَنْ تَنْظُرَ اَلنِّسَاءَ بِعَيْنِ الشَّفَقَةِ لَا بِعَيْنِ الشَّهْوَةِ

“Jika ingin memandang tiga perkara ini, maka pandanglah dengan tiga perkara juga: 1. Jika melihat orang fakir, maka pandanglah dengan rasa tawadhu’, tidak dengan penglihatan takabur. 2. Jika melihat orang kaya, maka memandangnya dengan pandangan yang baik, tidak dengan rasa hasud. 3. Jika melihat wanita, lihat mereka dengan rasa kasih sayang, bukan dengan pandangan syahwat.”

baca juga: Adab Terbangun dari tidur

Demikianlah Ahli Hikmah mengajarkan kepada kita tentang bagaimana cara kita memandang seseorang. Hal ini diharapkan agar seseorang tidak lantas memandang remeh atas perkara yang dilihatnya.

Ketika pelajaran ini diterapkan, maka buah yang dipanen adalah keharmonisan, munculnya rasa kasih saying, timbulnya sifat kepedulian dan hilangnya sifat-sifat tidak baik lainnya.[]

tonton juga: Keutamaan Membaca Dalailul Khoirot | KH. Ahmad Idris Marzuqi

Adab dalam Memandang

Al-Musthofa Publication Adab dalam Memandang - Pondok Pesantren Lirboyo

Source link