Maahad Al Musthofa Mobile

Pamekasan, NU Online

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Syafiuddin  menginstruksikan kepada seluruh kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk merawat masjid, yang tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan.


Instruksi tersebut langsung disambut hangat oleh para pengurus dan kader Banser se-Kabupaten Pamekasan. Tidak hanya kepengurusan Banser di tingkat cabang, tapi massif hingga ke tingkat bawah turut mewujudkan instruksi Syafiuddin.


Wujud merawat masjid tersebut, selain membersihkan di dalam serta menghiasi dengan shalat berjamaah dan mengaji Al-Qur’an, juga membersihkan masjid dan memperbaiki halamannya yang kurang bagus.


Aksi tersebut dimulai dengan bersih-bersih halaman Masjid Nurul Hidayah, Kembang Kuning, Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jumat (26/3). Pengurus Banser di tingkat cabang hingga rayon, berbaur merawat masjid.


“Kita dekatkan Banser dengan masjid. Terutama ratusan Banser yang baru lulus Diklatsar Banser di Kecamatan Kadur dan Pasean. Para Banser yang sudah lama lulus pelatihan, juga terlibat aktif di dalamnya,” tegas Syafiuddin.


Wakil Ketua DPRD Pamekasan tersebut menekankan kepada para pengurus dan kader Banser untuk memasifkan aksi merawat dan membersihkan masjid. Sebab, upaya tersebut merupakan pijakan utama mencari barokah dari tempat suci untuk selanjutnya melakukan kerja-kerja pengabdian sosial-kemasyarakatan.


“Rawatlah masjid. Selain diisi dengan kegiatan keagamaan, juga bersihkanlah masjid. Selain itu, jangan tinggalkan aksi-aksi sosial yang sudah memberi manfaat besar kepada masyarakat,” ucap Syafiuddin kepada para pengurus dan kader Banser Kabupaten Pamekasan.


Para pengurus dan kader Banser tampak bahu-membahu membersihkan sampah di area masjid, rumput-rumput  mereka cabut, dan halaman yang berlubang ditutup  dengan semen. Sembari bekerja, mereka tak jemu melantunkan zikir dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.


“Ini aksi nyata yang insyaallah kita upayakan merata pada semua masjid pedesaan dan perkotaan. Kita agendakan tiap usai shalat Jumat,” tegas Kepala Satkorcab Banser Pamekasan, Jamaluddin.


Langkah tersebut, kata Jamal, juga dimaksudkan memberikan teladan kepada masyarakat lewat tindakan nyata. Bagi Banser, dakwah dengan memberi teladan itu lebih efektif ketimbang dakwah hanya mengandalkan lisan atau ajakan.


Sejauh ini, Banser di Kabupaten Pamekasan juga proaktif membantu masyarakat yang membutuhkan. Utamanya mereka yang rumahnya jauh dari kata layak. Dengan semampunya, Banser turut memperbaiki rumah miskin yang hampir roboh.


Tidak hanya itu, ketika masyarakat ditimpa musibah banjir dan longsor, Banser turun ke lapangan. Mereka berjibaku dengan air banjir dan tanah longsor.


“Kotor fisik karena aksi sosial, bagi kami suatu kebanggaan. Kami bersyukur bisa terus berikhtiar dalam berkhidmat untuk melakukan kebaikan demi kebaikan,” pungkasnya.


Pewarta: Hairul Anam

Editor: Aryudi A Razaq

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link