Maahad Al Musthofa Mobile

Way Kanan, NU Online

Sekertaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Way Kanan, Provinsi Lampung, Imam Masudi Latif, menegaskan bahwa anggota Banser tidak hanya bangga berseragam loreng lengkap dengan atributnya, tapi juga harus diimbangi dengan kesediaan memberikan manfaat dan  kemaslahatan bagi masyarakat dan agama.


“Sebagai kader terdepan, seorang anggota Banser harus memberi manfaat kepada lingkungannya,” ujarnya usai upacara Pembaretan Banser ke-3 Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Way Kanan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Falakhussa’adah di Kampung Serupa Indah, Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan, Jum’at (2/4).


Imam mengatakan, sedikitnya ada tujuh juta anggota Banser yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka selalu siaga dengan tenaga dan pikirannya,  bahkan nyawa sekalipun rela dikorbankan demi mempertahankan dan memperjuangkan Ahlussunah wal Jama’ah (Aswaja) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Sahabat harus bangga dengan ini, tujuh juta bukanlah jumlah yang kecil. Artinya Banser adalah organisasi besar, oleh sebab itu Banser harus tetap konsisten mengikuti instruksi dan patuh kepada pimpinan,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Way Kanan, Hasyim Asy’ari menegaskan, sebagai kader inti, Banser harus siap sedia di mana saja berada saat dibutuhkan bangsa. Terlebih dalam menjaga dan mempertahankan ideologi negara dan keutuhan NKRI.


“Melalui pembaretan ini kita berharap kader Banser tidak mudah lembek layaknya kerupuk.  Banser harus kuat seperti baja, baik iman maupun fisik,” tegasnya.


Katib Syuriah PCNU Way Kanan, KH Zainal Ma’arif sangat mendukung upaya yang dilakukan Ansor. Ia berharap, semangat yang tertanam tidak terhenti pada kegiatan itu saja, melainkan terus menebar kebaikan kepada sesama. Bagi Pengasuh Pondok Pesantren Al Falakhussa’adah Pakuan Ratu tersebut, peserta yang mengikuti pembaretan adalah kader pilihan yang akan membesarkan Ansor Banser di Kabupaten Way Kanan.


“Dengan semangat ini, kami sebagai orang tua dan seluruh jajaran NU di Way Kanan pasti sangat mendukung apa yang dilakukan Ansor selagi itu baik dan positif. Baik secara pribadi maupun secara kelembagaan,” tandas KH Zainal Ma’arif.


Pembaretan Banser yang digelar PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Way Kanan itu, diikuti 50 peserta yang telah mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar). Proses ini sebagai upaya uji kelayakan kader sekaligus penutup dari Diklatsar itu.


Kontributor: Saidi Fatah

Editor: Aryudi A Razaq

 

 

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link