Berita

Belum Vaksin Booster, Penumpang KA Stasiun Bekasi Batal Berangkat

Al-Musthofa Publication Belum Vaksin Booster, Penumpang KA Stasiun Bekasi Batal Berangkat

Bekasi, NU Online

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kembali mengeluarkan kebijakan terbaru mengenai penerapan protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan dalam negeri. Hal tersebut ditujukan sebagai pencegahan terjadinya peningkatan penularan COVID-19.

 

Kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2022 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) itu diterapkan kepada seluruh moda transportasi, termasuk kereta api.

 

PT KAI resmi menerapkan persyaratan terbaru bagi calon penumpang mulai kemarin, Selasa (5/4/2022). Penerapan aturan itu membuat sebagian calon penumpang kereta api jarak jauh batal melakukan perjalanan melalui Stasiun Bekasi.

 

Rahmita (21), calon penumpang yang akan melakukan perjalanan ke Cirebon mengaku belum mengetahui adanya ketentuan baru tersebut. Dalam ketentuan baru itu, tertulis bagi calon penumpang yang sudah melakukan vaksinasi dosis 3 atau booster tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test.

 

“Saya kira aturannya mulai diterapkan nanti. Ternyata mulai diterapkan dari kemarin,” katanya kepada NU Online, Rabu (6/4/2022).

 

Sementara bagi calon penumpang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen atau hasil negatif tes RT-PCR dan calon penumpang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR.

 

Rahmita mengaku belum mendapatkan vaksinasi booster. Sementara jarak waktu pemberangkatan kereta dengan tes antigen, sebagai syarat yang ditetapkan kepada calon penumpang yang baru menerima vaksinasi dosis 2, cukup singkat.

 

“Iya ini saya nggak jadi berangkat (pakai kereta), waktunya mepet kalau harus antigen dulu,” tuturnya.

 

Protokol kesehataan saat bepergian

Satgas Covid-19 juga mengeluarkan aturan protokol kesehatan selama bepergian. Aturan tersebut terdiri dari beberapa poin sebagai berikut.

 

1. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu: memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

 

2. Penumpang wajib menggunakan masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut dan dagu dan mengganti masker secara berkala setiap empat jam, dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan.

 

3. Penumpang mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer, terutama setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain.

 

4. Penumpang menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan.

 

5. Penumpang tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

 

6. Penumpang tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

 

Kontributor: Nuriel Shiami Indiraphasa

Editor: Aiz Luthfi

Al-Musthofa Publication Belum Vaksin Booster, Penumpang KA Stasiun Bekasi Batal Berangkat

Source link