Berita

BPOM Imbau Perhatikan Keamanan Belanja Pangan Online

Al-Musthofa Publication BPOM Imbau Perhatikan Keamanan Belanja Pangan Online

Jakarta, NU Online

Aktivitas belanja online di masa pandemi meningkat hingga sebesar 42,1 persen, 30,9 persen di antaranya merupakan transaksi belanja panganan online. Ahli Muda Pertama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ishma Alia menyampaikan agar selalu memperhatikan keamanan makanan yang dipesan secara online. Oleh karena itu, BPOM menyiapkan langkah antisipasi dengan menerbitkan Peraturan BPOM No 8 tahun 2020.


Disebutkan dalam regulasi itu, bahwa pelaku usaha wajib menjamin keamanan dan mutu pangan yang diedarkan secara online. “Setiap panganan yang diolah dan dijual online wajib memiliki nomor izin edar, kecuali olahan dengan masa simpan kurang dari 7 hari,” kata Ishma dalam keterangan tertulis bertajuk ‘Belanja Pangan Online, Aman Gak Ya?’, Rabu (18/8).


Pengawasan tersebut dilakukan BPOM melalui patroli siber, pengawasan iklan pangan, serta pengambilan contoh dan pengujian pangan. Dilaporkan per 2020, tercatat ada sekitar 117.096 tautan penjualan obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan, 16 persen di antaranya terkait pangan olahan. Sementara dari pengawasan iklan, ditemukan pelanggaran sebesar 46 persen.


“Dengan pelanggaran terbesar berupa klaim kesehatan mengatasi Covid-19 dan kiat meningkatkan daya tubuh,” jelas alumni Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.


Menyikapi hal demikian, Ishma menyarankan masyarakat untuk senantiasa waspada saat melakukan aktivitas belanja online, hal itu tak lain untuk menghindari panganan yang tidak lulus uji seleksi. “Edukasi pada masyarakat terus digencarkan dimana sebelum membeli secara online, untuk memastikan memilih penjual di e-commerce yang terpercaya dengan mengecek review dan bintang dari penjual,” ujar dia.


Selain itu, ia juga mengimbau untuk selalu melakukan cek KLIK (cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa). Hal itu bisa dilakukan melalui komunikasi aktif dengan para penjual. Untuk memastikan makanan bebas dari bahan kimia atau pengawet buatan. Khusus untuk pembeli makanan beku (frozen food), pastikan diterima dalam keadaan baik.


“Apabila terdapat hal yang mencurigakan atau tidak memenuhi ketentuan, masyarakat dapat melaporkan hal tersebut melalui Contact Center Halo BPOM di nomor 1-500-533,” imbuh Ishma.


Kontributor: Syifa Arrahmah

Editor: Syakir NF

Al-Musthofa Publication BPOM Imbau Perhatikan Keamanan Belanja Pangan Online

Source link