Maahad Al Musthofa Mobile

Makassar, NU Online

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menargetkan donasi Rp 2 milyar dan memiliki mobil ambulans di tahun 2021 ini. Target ini diwujudkan melalui gerakan Koin NU sebagai perwujudan kemandirian ekonomi NU.


Ketua LAZISNU Kota Makassar, Abdul Rauf saat diwawancarai NU Online pada Sabtu (27/3) sore mengatakan, untuk mencapai target tersebut, LAZISNU Kota Makassar membentuk tim penggerak Koin NU melalui Madrasah NU Care-LAZISNU Kota Makassar. Tim ini akan bergerak mengumpulkan, menyalurkan zakat, infak, dan sedekah masyarakat, khususnya warga NU.


Mereka akan bergerak menyebarkan kotak gerakan Koin NU, dari ranting NU, Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) dan masjid yang ada di Kota Makassar. Semua ini akan diawali bersamaan momentum bulan suci Ramadhan 1442 H.


“Ini untuk menyambut bulan suci Ramadhan, dan juga sebagai gerakan mengaktifkan sel-sel NU yang ada di tingkat ranting dan MWC untuk menggalakkan gerakan Koin NU,” ujarnya.


“2021 ini kami targetkan akan mengumpulkan Rp 2 milyar melalui gerakan Koin NU, dan saya yakin terealisasi bahkan lebih, karena melihat potensi NU di Makassar,” sambung Abdul Rauf di sela-sela kegiatan Madrasah NU Care-LAZISNU Kota Makassar.


Ke depan juga lanjutnya, pihaknya berencana mengadakan program beasiswa, santunan anak yatim. Dan yang tidak kalah pentingnya juga LAZISNU Kota Makassar menargetkan pengadaan mobil ambulans.


“Tahun 2021 ini yang paling primadona bagaimana kita bisa segera mendapatkan minimal satu mobil ambulans. Oleh karenanya kita berharap tim penggerak bisa memaksimalkan gerakan Koin NU,” pungkasnya.


Sementara itu, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Makassar Usman Sofian mengapresiasi kegiatan LAZISNU Kota Makassar untuk mewujudkan kemandirian ekonomi NU.


“Kami mengapresiasi dan berterima kasih, LAZISNU mampu menggerakkan potensi yang dimiliki dalam menjalankan program-program PCNU melalui pemberdayaan umat khususnya Nahdliyin,” tuturnya.


Usman menyakini dengan adanya tim penggerak Koin NU ini, semua yang ditargetkan di tahun 2021 akan tercapai. “Saya meyakini dengan keseriusan LAZISNU melalui gerakan Koin NU ini semua target 2021 akan tercapai dengan potensi Nahdliyin di kota Makassar kurang lebih 6 ribu orang,” ia optimis..


Dia berharap melalui gerakan Koin NU ini, LAZISNU Kota Makassar mampu menjadi ujung tombak dalam menggerakkan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya warga NU.


“Jadi Koin NU ini istilahnya, gerakan dari, oleh, dan untuk umat, khususnya warga Nahdliyin. Jadi Kita betul-betul berharap LAZISNU dapat menjaga kepercayaan yang selama ini sudah ada. Nantinya itu zakat, infak dan sedekah yang terkumpul akan disalurkan kembali kepada masyarakat yang membuat,” pungkasnya.

Kontributor: Ridwan

Editor: MUhammad Faizin

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link