Berita

Doa Puitis Menag Yaqut di Hari Kesaktian Pancasila

Al-Musthofa Publication Doa Puitis Menag Yaqut di Hari Kesaktian Pancasila

Jakarta, NU Online

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) kembali didaulat memimpin doa. Kali ini pada upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2021 di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta Timur, Jumat (1/10/2021). Upacara yang dipimpin langsung Presiden Jokowi itu berlangsung khidmat.


Dalam status yang diunggah di akun Facebook Yaqut Cholil Qoumas, Gus Yaqut menyebut bahwa doa tersebut ditulis Wibowo Prasetyo, Stafsus Menteri Agama yang pernah bercita-cita jadi pujangga. “Namun kandas di tengah jalan,” tulisnya disertai emot tertawa. 


“Doa ini indah, bukan hanya susunan katanya. Tapi juga makna yang dalam dan ketulusan dalam memohon dari seluruh bangsa ini,” sambung cucu penulis Tafsir Al-Ibriz, KH Bisri Musthofa Rembang ini. 


Gus Yaqut menambahkan, doa yang mencukupkan lembaran hitam sejarah negeri ini menjadi pelajaran. Tidak untuk diulang. “Semoga Indonesia benar mewujud sebagaimana Pendiri Negeri ini impikan. Amiin,” harapnya.


Dalam video pendek berdurasi 2 menit 24 detik yang diunggah itu akun Facebook pribadinya itu, Gus Yaqut mengawali doa puitisnya dengan membaca basmalah, hamdalah, dan shalawat.


“Wahai Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri. Engkaulah yang merajut hati para pendahulu kami. Menahbiskan Pancasila, falsafah hidup pemersatu negeri,” demikian penggalan doa Gus Yaqut.

 


Menag Yaqut juga berharap, bangsa Indonesia dijauhkan dari sikap iri, dengki, dan caci maki, serta dihindarkan dari amarah yang membakar diri dan mencabik negeri mengoyak Ibu Pertiwi.


Berikut doa puitis selengkapnya yang dibaca Menag Yaqut Cholil Qoumas pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya Jakarta, Jumat (1/10) siang:


Bismillahirrahmanirrahim, alhamdulillahi rabbil ‘alamin,

Allahumma shalli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad


Wahai Tuhan yang menciptakan kematian dan berkuasa atas kehidupan

Wahai Tuhan yang menganugerahkan kemuliaan kepada para pahlawan


Anugerahi kami kejernihan hati

Ajarkan kepada kami arti menghargai

Karena mustahil manusia mampu berbakti

Jika hati tak pandai mengapresiasi


 

Wahai Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri

Engkaulah yang merajut hati para pendahulu kami

Menahbiskan Pancasila, falsafah hidup pemersatu negeri

Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tak tahu diri

Menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami


Wahai penguasa seluruh alam yang dimuliakan dalam keagungan

Engkau pemilik sejati kekuatan dan kesaktian

Dengan kepalan takdir-Mu, Pancasila Engkau selamatkan

Dengan rahmat pertolongan-Mu pula, kami menatap masa depan gemilang


Wahai Tuhan yang menyabda warna dan keindahan

Kau cipta harmoni dalam keberagaman

Permata khatulistiwa negeri impian

Puji dan syukur selalu kami panjatkan


Wahai Tuhan yang melembutkan hati

Jauhkan kami dari iri dengki dan caci maki

Hindarkan kami dari amarah yang membakar diri

Mencabik negeri mengoyak Ibu Pertiwi


Wahai Maha Cinta yang mengetahui semua rahasia

Tuntunlah jiwa kami menuju jalan cahaya


Hukumlah kesalahan kami dengan ampunan

Hukumlah kebodohan kami dengan kesadaran

Hukumlah kelalaian kami dengan kebahagiaan

Sentuhlah kami dengan cinta dan kasih sayang


Karena sungguh, rahmat dan ampunan-Mu jauh lebih besar dari apa pun yang ada di bawah langit-Mu.


Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah waqina ‘adzabannar

Walhamdulillahi rabbil ‘alamin

 

 

Pewarta: Musthofa Asrori

Editor: Zunus Muhammad

Al-Musthofa Publication Doa Puitis Menag Yaqut di Hari Kesaktian Pancasila

Source link