Maahad Al Musthofa Mobile

Jakarta, NU Online

Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama Jawa Barat menobatkan Eny Retno Yaqut sebagai Tokoh Perempuan Sumber Inspirasi tahun 2021. Ia juga mendapat penghargaan Award Fatayat NU Jawa Barat 2021 bersama Menaker Ida Fauziah dan Istri Gubernur Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil.


Perempuan yang menahbiskan diri sebagai ‘Simbok Emban’ di akun media sosial-nya ini sempat berkelakar usai mendapat penghargaan dalam agenda Harlah ke-71 Fatayat NU di Bandung, Jawa Barat, Ahad (2/5).


“Bingung juga menginspirasi-nya gimana, padahal simbok emban sekedar menjalankan tugas. Eh, mungkin karena sambel terong ya,” tulisnya di akun Facebook Eny Retno seraya menambahkan emoticon tertawa.


“Terima kasih Fatayat NU Jawa Barat, I’m truly honored (Saya benar-benar merasa terhormat),” sambung istri Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas ini.


Ketua PW Fatayat NU Jawa Barat, Hirni Kifa Hazefa, menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Eny Retno usai berbicara dalam galawicara bertema Perempuan Sumber Inspirasi, Adaptasi Tantangan Masa Kini untuk Ketahanan Perempuan Melalui Kepedulian Sosial


“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi pemacu dan penyemangat bagi saya untuk semakin mengajak kaum perempuan berkiprah dan lebih berperan di ruang publik terutama menghadapi era disrupsi,” ujar Eny Retno Yaqut dikutip kemenag.go.id


Dalam galawicara yang dimoderatori Hj Affi Endah Navilah itu, Eny Yaqut mengatakan bahwa sebagai pendamping suami, seorang istri merupakan support system yang baik dan luar biasa.


“Seorang istri sangat berperan bagaimana menjadikan suami berkarya dan bekerja di luar rumah dalam suasana damai, fokus, serta membuat suasana keluarga yang baik dan harmonis,” tutur Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag RI ini.


Oleh karena itu, ibu empat anak ini mengajak kader Fatayat NU untuk tidak lagi melihat peran ibu rumah tangga seperti sebelumnya. “Perempuan itu harus bisa menjadi manajer keuangan keluarga, dinas kebersihan, dokter keluarga, dan penentu generasi masa depan,” papar Eny. 


Perempuan bernama lengkap Eny Retno Purwaningtyas ini juga mengajak keluarga besar Fatayat NU Jabar untuk dapat menyentuh perempuan dan ibu rumah tangga di pelbagai daerah melalui program pemberdayaan.


“Ajari mereka menghasilkan produk, sesuai sumber daya yang dimiliki. Ajari memasarkan produk sesuai tuntunan zaman. Ajari juga mereka agar bisa bertahan di era adaptasi di tengah pandemi yang masih melanda seantero negeri,” tandasnya.


Harlah ke-71 Fatayat NU bertema Perempuan Sumber Inspirasi Adaptasi Tantangan Masa Kini untuk Ketahanan Perempuan Melalui Kepedulian Sosial dengan Memaksimalkan Peran Fatayat NU Jawa Barat ini dirangkai dengan peluncuran Dompet Sosial Fatayat (DSF) NU Jabar serta penyerahan bantuan secara simbolis.


Pewarta: Musthofa Asrori

Editor: Kendi Setiawan

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link