Maahad Al Musthofa Mobile

Jakarta, NU Online

Untuk memperkokoh serta memperkuat database administrasi dan tata kelola organisasi, Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) melakukan sosialisasi, bimbingan teknologi (bimtek), dan input database secara virtual di seluruh wilayah Indonesia.

 

Kegiatan ini dijadwalkan April 2021-Maret 2022 dengan melibatkan 34 provinsi yang ada di Indonesia.

 

Sekretaris Umum PP IPPNU Nafisatul Husniah mengatakan di masa yang sudah memasuki era industri 4.0 ini sudah saatnya pengurus pelajar putri memperkuat organisasi dengan memiliki tata kelola serta database yang sesuai dan teruji kebenarannya. 


“Kebutuhan data yang sesuai pada saat di lapangan ini akan memudahkan organisasi untuk tetap eksis dan bertahan untuk mengikuti perkembangan teknologi,” kata Nafisatul Husniah pada saat membuka program sosialisasi, bimtek dan database di kantor IPPNU Jakarta, Rabu (8/4). 

 

Ditambahkan sosialisaiai, bimtek, dan database ini dilakukan untuk pemetaan seluruh kader IPPNU secara nasional dari tingkat ranting hingga wilayah. Dengan begitu data yang telah terkumpul dapat digunakan untuk perencanaan program, dan membentuk kemitraan potensi kader secara nasional.

 

“Semoga dengan adanya sosialisasi, bimtek, dan input database ini keberadaan anggota IPPNU ini tidak hanya fiktif belaka, namun dapat dibuktikan secara kualitatif dan kuantitaif,” harapnya.

 

Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dalam setiap bulannya dengan membagikan wilayah wilayah yang ada di Indonsia. Jadwal kegiatan pada April 2021 meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat. Bulan Mei meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta.

 

Kemudian pada bulan Juni mencakup Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan. Pada bulan Juli mencakup Lampung dan Bengkulu. Pada Agustus meliputi Kepulauan Riau, Jambi. Bulan  September mencakup Kalimantan Tengah, kalimantan Selatan.

 

Lalu, bulan Oktober menjangkau Kalimantan Utara, Kalimantan Timur. Lalu bulan November meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo. Selanjutnya pada Desember mencakup Bal, Nusa Tenggara Barat, dan Papua Barat.

 

Bulan Januari 2022 meliputi Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Barat. Bulan Februari mencakup Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Aceh. Terakhir, pada  Maret mencakup Papua, Nusa Tenggara Timur,  Bangka Belitung.

 

“Kami juga memohon dukungan dan doa kepada seluruh kader IPPNU baik wilayah, cabang, ranting, hingga anak ranting untuk dapat menyukseskan kegiatan ini, dengan mengikuti sosialisasi, bimtek, dan mengisi database IPPNU,” tutupnya.

 

Kontributor: Nubzah Tsaniah

Editor: Kendi Setiawan

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link