Maahad Al Musthofa Mobile

Jakarta, NU Online

Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Achmad Gunaryo, mengajak para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag, khususnya Balitbang Diklat, untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 di halaman Kemenag Lapangan Banteng Jakarta, Senin (8/3).


Setelah mengikuti vaksinasi, Kaban Gunaryo secara pribadi mengaku tidak merasakan apa-apa. “Biasa aja. Hanya saja yang saya kurang setuju adalah tata cara pelaksanaan hari ini. Kesan saya, teman-teman ini tidak terkoordinasi dengan baik,” kata Kaban.


Kaban menangkap kesan bahwa yang muncul justru kerumunan di hari pertama. “Ini yang saya kritik tadi. Saya memahami mereka ini baru meskipun kemarin telah mengikuti latihan. Jadi saya sempat dilempar ke sana ke mari untuk menghadap petugas. Saya merasa tidak nyaman hanya gara-gara itu,” ungkapnya.


Kaban dan Sesban usai vaksin (Medium)


Menurut Gunaryo, mestinya ada jeda interval yang ditata rapi sebelum dilaksanakan vaksinasi. “Jadi, mereka malah justru menghambur sehingga terjadi kerumunan. Nyatanya sekarang sudah sepi kan,” tunjuknya ke sejumlah kursi petugas.


Ia berharap, gelaran vaksinasi hari ini menjadi pembelajaran untuk semuanya. Ia mengusulkan agar pejabat-pejabat yang hari itu mau datang untuk mengirimkan berkas isian agar sesampainya di lokasi tinggal melakukan vaksinasi.


“Mudah-mudahan ada perbaikan ke depan,” harap pria asal Semarang Jawa Tengah ini.


Ketika ditanya pada saat disuntik, Gunaryo mengaku tidak kesakitan. Usai disuntik, lanjut dia, seluruh peserta diminta duduk untuk menunggu selama lebih kurang 30 menit. “Ada proses apa kan. Ada beberapa kawan yang merasa pusing, saya kira itu biasa saja. Mungkin belum sarapan,” selorohnya.


Untuk urutan kegiatan selama di ruang vaksinasi, lanjut dia, peserta mengisi berkas yang disediakan panitia. Kemudian dilakukan tensi darah dan checklist oleh petugas. Lalu, disuruh nunggu di sini, itu aja. Gampang kok,” tandas Gunaryo.


Jangan khawatir

Guru besar lmu Hukum pada Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang ini berpesan, agar seluruh ASN Balitbang Diklat jangan takut dan khawatir terhadap vaksinasi.


“Ini kan sebuah upaya untuk mencari penyelesaian atas masalah yang dihadapi bangsa. Karena itu saya sarankan setiap upaya ini harus diapresiasi dan tak usah takut. Tidak usah memberi apresiasi kepada info hoaks yang tidak jelas itu,” tegasnya.


“Laksanakan saja semua itu dengan niat baik. Tidak ada niat untuk menjatuhkan. Semuanya saja agar ikut, termasuk yang di BDK-BDK dan BLA di daerah,” sambung Gunaryo.


Senada dengan Kaban Gunaryo, Sesban M Ishom Yusqi juga meminta agar seluruh ASN Balitbang Diklat turut serta mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Sesban divaksin (Medium)


“Tentu saya senang karena udah selesai. Saya nggak apa-apa. Sehat wal afiat termasuk pada saat screening. Alhamdulillah lancar,” kata Sesban.


“Pesan saya kepada seluruh kawan-kawan di Balitbang Diklat, ayo kita semua ikut acara ini. Nggak usah takut, enak kok. Apalagi yang nyuntik dokternya cantik,” selorohnya seraya tertawa.


Dalam surat edaran terkait Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Kementerian Agama Pusat bernomor B – 0474/Set.BD.4/HM.00/03/2021 tertanggal 5 Maret 2021, Sesban memberitahukan bahwa Kemenag RI akan menggelar Vaksinasi Covid-19 bagi seluruh Pejabat, Pegawai ASN, dan Non ASN Kemenag Pusat dalam rangka meningkatkan imunitas tubuh terhadap virus Covid-19.


Vaksinasi Covid-19 di Kemenag Pusat diselenggarakan dalam dua tahap pelaksanaan. Tahap pertama, mulai 8-16 Maret 2021.Tahap kedua, 22-29 Maret 2021. Adapun lokasinya adalah Lapangan Parkir Samping Klinik Pratama Kementerian Agama RI Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta. 


Pewarta: Musthofa Asrori

Editor: Kendi Setiawan

 

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link