Maahad Al Musthofa Mobile

Jombang, NU Online

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur tengah menyeriusi langkah kemandirian dalam aspek ekonomi. Hal itu diwujudkan dengan memaksimalkan potensi pertanian yang dikelola oleh warga NU sendiri.

 

Langkah yang diambil PCNU, pertama, memfasilitasi pupuk organik cair (POC) yang diproduksi sendiri untuk para petani. Pupuk ini dibuat oleh CV NU Mandiri yang dimiliki PCNU Jombang. Kedua, memastikan hasil pertaniannya terdistribusikan di pasar. Dengan begitu, para petani tidak perlu khawatir hasil pertaniannya tak dilirik oleh konsumen.

 

“Kemandirian NU bisa ditempuh dengan berbagai aspek. Saya sebagai pengurus yang mengasistensi LPPNU berupaya menumbuhkan kemandirian salah satunya dengan potensi pertanian,” kata Wakil Ketua PCNU Jombang, Sugiarto, Rabu (7/4).

 

Ia menambahkan, dua langkah yang dilakukan PCNU menurutnya sudah membentuk sebuah pola perputaran ekonomi yang diyakini efektif dalam perjalanannya ke depan. Dirinya juga mengaku, cukup lama mencari sistem yang dapat mendukung akan pengembangan pertanian warga NU, sehingga gairah bertani semakin tinggi.

 

“Saya meyakini dua langkah itu akan sangat membantu perputaran pertanian yang mayoritas menjadi tumpuan warga Jombang dalam menggantungkan hidupnya,” ujar koordinator rumah produksi pupuk organik PCNU Jombang ini.

 

Dalam hal kepastian pemasaran produk, dirinya menyebut sudah ada pihak yang berkenan bekerja sama dengan PCNU Jombang, yakni PT Puspa Agro, sebuah perusahaan yang konsentrasi dalam pemasaran aneka produk yang dihasilkan warga. PT ini berada di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

 

“Hasil komunikasi kita dengan perusahaan tersebut ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU di kantor PCNU Jombang tanggal 10 April nanti,” ungkapnya.

 

Salah satu poin kerja sama itu disepakati bahwa hasil pertanian warga NU, terutama petani-petani yang memakai pupuk buatan PCNU akan dibeli PCNU dan dipasarkan di perusahaan tersebut. Produk yang sementara siap dipasarkan adalah beras. Dan masih sangat memungkin merambah pada komoditas yang lainnya. 

 

“Kita prioritaskan hasil pertanian yang menggunakan pupuk kita sendiri dulu. Dan pada saatnya petani NU secara umum. Tetapi perlu kami sampaikan bahwa POC itu bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman, tidak hanya padi,” tuturnya.

 

Pewarta: Syamsul Arifin

Editor: Faizin

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link