Maahad Al Musthofa Mobile

Indramayu,  NU Online

Badan Ansor Antinarkoba (Baanar) yang merupakan badan semi otonom Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat melangsungkan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon dan Kepala Satuan Narkoba (Kasatnarkoba) Polres Indramayu, pada Rabu (10/3).

 

Pertemuan kerja sama dengan dua instansi ini dilakukan sebagai bentuk upaya Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Indramayu untuk mengawal kebijakan pemerintah dalam memerangi bahaya narkoba serta penyalahgunaan narkoba. 

 

Sebagai penanggung jawab atas kerja sama tersebut, Syifaus Syarif menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan untuk menjadikan kader-kader GP Ansor supaya menjadi sentral gerakan dan penyelamat bangsa terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

 

“Kegiatan ini merupakan langkah awal Baanar untuk program pemberdayaan kader-kader GP Ansor agar nantinya bisa menjadi sentral gerakan dan penyelematan bangsa terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Semoga pertemuan ini, Baanar bisa bersinergi baik dengan lembaga-lembaga terkait tersebut,” kata Syifaus Syarif dalam rilis yang diterima NU OnlineRabu (10/3). 

 

Kegiatan ini berlangsung dalam waktu yang berbeda. Pukul 10:30 WIB bertempat di Gedung Ansor Indramayu, Baanar melangsungkan pertemuannya dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon Jawa Barat. Setelah pertemuan itu, tepatnya pukul 13:00 WIB pengurus Baanar melanjutkan pertemuan dengan Polres Indramayu. 

 

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Indramayu, Edy Fuzi juga menyampaikan keprihatinannya terhadap keadaan generasi bangsa saat ini yang sudah banyak sekali mengenal narkoba. Edy berharap dengan adanya kerjasama seperti ini, kader Ansor nantinya bisa mengawal program pemerintah dalam menumpas bahaya penyalahgunaan narkoba. 

 

Kepala  BNN Kota Cirebon, Yaya Satyamegara meminta Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Indramayu untuk bersama-sama memberantas penyebaran narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (narkoba). 

 

“Di Ansor sudah ada Baanar, ditambah lagi kader-kader Ansor mampu menjangkau beragam lapisan masyarakat. Sehingga diharapkan kedepan ada bentuk ceramah khusus di tengah-tengah masyarakat yang menyinggung masalah bahaya narkoba,” ungkap Yaya. 

 

Lebih lanjut Yaya mengharapkan agar kedepan Ansor dengan Baanar-nya ini bisa bersinergi dengan BNN untuk melakukan edukasi, sosialisasi, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang semakin marak belakangan ini di Indramayu. 

 

Pihak BNN juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan guna melakukan bimbingan teknis secara virtual kepada kader-kader Ansor Indramayu, terutama mereka yang telah bergiat di Baanar. Harapannya bisa terjalin sinergi dan kerjasama yang tertulis antara kedua belah pihak. 

 

“Dengan bimtek tadi, kami siap mendidik kader-kader Ansor untuk menjadi penyuluh. Hal ini demi menyelamatkan umat agar Indramayu Bersinar alias bersih dari narkoba,” lanjut Yaya. 

 

Ketua Baanar Indramayu, M Yusuf menyambut baik  gagasan sinergitas dengan BNN dan pihak kepolisan ini. Sebab selain satu misi, pengadaan bimtek merupakan kesempatan bagus bagi kader-kadernya untuk meningkatkan kapasitas. 

 

“Mudah-mudahan dengan adanya kabar baik ini, sahabat-sahabat di Baanar bisa lebih semangat dalam menyelamatkan umat dari bahaya narkoba,” pungkas Yusuf.

 

Sementara itu Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Galih dan Kepala Satuan Narkoba (Kasatnarkoba) Herry menyambut hangat atas kedatangan pengurus Baanar ke Kantor Polres. Mereka mengatakan sangat mengapresiasi atas program-program Baanar Indramayu. 

 

“Tentunya kami sangat gembira atas kedatangan Baanar ke kantor kami. Saya selaku Kasatnarkoba secepatnya akan melakukan kerja sama dengan Baanar,” kata Herry. 

 

Kontributor: Suwitno

Editor: Kendi Setiawan

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link