Maahad Al Musthofa Mobile

Jakarta, NU Online

Di tengah-tengah keberkahan bulan Ramadhan, NU Care LAZISNU Jakarta Selatan mendapatkan bantuan 20.000 kaleng kotak indak (Koin) NU. Bantuan ini berasal dari CSR Bank BRI.

 

Ketua NU Care-LAZISNU Jakarta Selatan, Ahmad Balya mengatakan p​​​​​enyerahan bantuan CSR ini merupakan salah satu dari program BRI Peduli dan sinergi serta kerja sama yang erat antara Bank BRI dan NU Care-LAZISNU Jakarta Selatan.

 

“Penyerahan bantuan CSR ini secara simbolis telah dilaksanakan beberapa waktu sebelum bulan Ramadhan dan telah dilakukan pengiriman kaleng Koin kepada LAZISNU Jaksel dalam empat kali pengiriman, (per pengiriman sebanyak 5000 pcs) dan terakhir pengiriman pada hari Jumat 23 April 2021,” kata Ahmad Balya dalam rilis yang diterima NU Online, Sabtu (24/4).

 

Ahmad Balya mengatakan bantuan tersebut akan benar-benar dimanfaatkan untuk menyukseskan program fundrising dana infak melalui penyebaran dan distribusi kaleng Koin ke seluruh kecamatan se-Jakarta Selatan.

 

“Metode kaleng Koin merupakan salah satu dari teknik fundrising dana infak yang cukup sederhana dengan membawa branding LAZISNU. Para pemegang kaleng adalah individu-individu yang setiap harinya dapat berinfak misalkan Rp1000. Uang-uang koin kembalian belanjaan daripada terbuang percuma baiknya langsung diinfakkan dengan memasukkan ke kaleng setiap harinya,” imbuh Ahmad Balya.

 

Ia menambahkan pada setiap kaleng Koin juga sudah tertera barcode yang dapat digunakan untuk berinfak secara cashless dengan scan barcode tersebut. Menurtunya jika LAZISNU Jakarta Selatan dapat menyebarluaskan 20.000 kaleng ke seluruh wilayah di Jakarta Selatan, akan menghasilkan dana infak yang cukup besar. Dana yang terkumpul, selanjutnya dapat digunakan untuk pelaksanaan program-program LAZISNU Jaksel di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

 

Ahmad Balya juga menyampaikan bahwa penghimpunan dana infak melalui kaleng Koin atau kotak koin telah berhasil dilaksanakan oleh Lazisnu di daerah-daerah semisal di Sragen, Bantul, Cilacap, Tuban dan wilayah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

 

“Saya terus terang terinspirasi dengan keberhasilan Teman-teman LAZISNU di daerah-daerah. Saya sendiri pun pada saat awal menjadi Ketua LAZISNU Jaksel melakukan studi banding ke Karawang, Sragen, Bantul, Malang. Saya harus mempelajari keberhasilan mereka mengembangkan LAZISNU,” katanya.

 

Ia mengakui mengembangkan LAZISNU di Jakarta, menghadapi situasi dan kondisi NU yang berbeda dengan NU di Jawa Tengah dan Jawa Timur. “LAZISNU di Jakarta harus benar-benar bekerja keras dan lebih keras lagi. Alhamdulillah saat ini Tim Pengurus Lazisnu Jaksel dan para UPZISNU Kecamatan se-Jaksel sedang semangat-semangatnya bergerak bekerja keras membangun LAZISNU Jaksel,” ujar Balya.

 

Denny Maulana, Manajer Pemasaran Bank BRI Cab Kebayoran Baru menyatakan adanya bantuan kaleng Koin NU serta barcode untuk mendukung bagi siapa pun yang ingin berinfak secara cashless.

 

Diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam berinfak dan bersedekah, sehingga hasil yang diperoleh dapat bermanfaat dan dapat tersalurkan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Pewarta: Kendi Setiawan

Editor: Musthofa Asrori

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link