Maahad Al Musthofa Mobile

Cilacap, NU Online

Assalamalaikum wr.wb. Izin melaporkan hari ini Ahad, tanggal: 07/03/2021, waktu: Pukul 09.30 WIB tim  Kemanusiaan NU Care-LAZISNU Cilacap telah membantu membawa jenazah Almarhumah Sumini binti Sanislam. Nama Penanggungjawab (sohibul musibah): Kiai Hilmi. Alamat Jalan Jl Lombok RT03 RW 08 Kelurahan Gunungsimping, Kecamatan Cilacap Tengah. Lokasi penjemputan Jl Lombok, tujuan Cikento Gunungsimping. Pendamping 6 orang, dijemput pukul 10.00 WIB, sampai tujuan pukul 10.30 WIB.” 

 

Demikian laporan yang masuk ke Redaksi NU Online melalui pesan WhattsApp, Sabtu (7/3). Laporan ini datang dari Tim Media NU Care-LAZISNU Cilacap, Jawa Tengah. Memang, NU Online sering menerima laporan kegiatan lembaga-lembaga dan banom NU dari berbagai daerah. NU Care-LAZISNU Cilacap salah satunya.

 

Sebelumnya, pada Sabtu (6/3), NU Care-LAZISNU Cilacap mengirimkan laporan. “Pukul 09.00 WIB Tim Kemanusiaan NU Care-LAZISNU Cilacap telah membantu membawa jenazah almarhum M Darmowijoyo. Penanggungjawab (sohibul musibah) Kiai Hasyim. Alamat Jalan Bromo RT 7/RW 3 Kelurahan Sidanegara, Kecamatan CilacapTengah.”

 

Dalam laporan tersebut juga dicantumkan lokasi penjemputan Jalan Bromo dengan tujuan Rawapasung. Jumlah pendamping enam orang. Waktu penjemputan pukul 09.00, tiba di tujuan pukul 09.15 WIB.

   

Manajer Program NU Care-LAZISNU, Ahmad Fauzi mengatakan adanya laporan tersebut sebagai pertanggungjawaban penggunaan mobil layanan kemanusiaan yang dimiliki NU Care-LAZISNU. Saat ini ada enam mobil ambulans, dua mobil jenazah, dan satu mobil klinik. Mobil-mobil ini tersebar di beberapa MWCNU atau kecamatan seperti Majenang, Bantarsari, Kesugihan, Nusawungu, Binangun, selain milik NU Care-LAZISNU Cilacap sendiri.

 

“Dana pembelian mobil kemanusian dari Gerakan Koin NU dan kemitraan, ada juga yang dari CSR. Harga per mobil rata-rata sekitar 254 juta rupiah,” kata Ahmad Fauzi.

 

Ia menambahkan keaktifan mobil layanan kemanusian NU Care-LAZISNU Cilacap sejak tahu 2020. Tidak hanya mengantar atau menjemput jenazah, sering kali mobil dimanfaatkan untuk mengantar jemput masyarakat yang kurang mampu. “Sebulan bisa 20-30 pasien yang diantar jemput ke rumah sakit,” imbuhnya.

 

Bukan hanya ke rumah sakit dan klinik di wilayah Kabupaten Cilacap, sering pula pasien yang diantar adalah ke rumah sakit di Kabupaten Banyumas, bahkan hingga ke luar kota di antaranya RS Sardjito Yogyakarta dan RS Ortopedi Surakarta.

​​​​​​​ 

Untuk memanfaatkan mobil layakan kemanusiaan tersebut, keluarga pasien dapat langsung menelepon nomor layanan yang tertera di mobil. “Atau bisa juga dengan menghubungi pengurus NU Care-LAZISNU serta kantor LAZISNU. Jadi cukup mudah,” sebut Fauzi.

​​​​​​​

Selain melayani kebutuhan masyarakat yang sedang sakit dan akan berobat ke rumah sakit di daerah Cilacap maupun daerah lainnya, mobil-mobil tersebut juga membantu penanganan warga terdampak bencana alam di Cilacap dan sekitarnya.

 

Karena kegunaannya tersebut, NU Care-LAZISNU Cilacap menargetkan agar masing-masing kecamatan memiliki satu unit ambulans. “Meski sudah ada enam unit ambulanns dan dua mobil jenazah serta satu mobil klinik, namun dirasa. Idealnya setiap kecamatan memiliki satu unit ambulans agar bisa sigap dalam melayani kebutuhan masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya kemudian mengatakan ada 24 kecamatan di Cilacap.

 

Pewarta: Kendi Setiawan

Editor: Musthofa Asrori

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link