Maahad Al Musthofa Mobile

Pringsewu, NU Online

Pimpinan Anak Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Adiluwih di Kabupaten Pringsewu, Lampung melakukan gebrakan untuk menyukseskan program 1.000 ‘Wirausahawati Emak-Emak’. Gebrakan ini dilakukan dengan melakukan follow up (tindak lanjut) pelatihan kewirausahaan yang telah digelar beberapa lalu oleh Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pringsewu.


Alhamdulillah, PAC Muslimat NU Adiluwih bisa mengadakan sosialisasi hasil Diklat Home industri yang diikuti oleh pengurus PAC dan Pengurus Ranting se-Kecamatan Adiluwih,” kata Hj Binti Khairiyah pada kegiatan yang diselenggarakan di Gedung KBNU Adiluwih, Sabtu, (3/4).


Muslimat NU Adiluwih bertekad menjadikan para pengurus dan anggotanya sosok yang kreatif, mandiri, dan berjiwa wirausaha melalui kemampuan kerajinan rumah yang bisa menghasilkan pemasukan bagi keluarga. Hal ini sangat penting di tengah era pandemi Covid-19 yang saat ini memberikan dampak yang luar biasa khususnya dalam bidang ekonomi.


Oleh karena itu, Muslimat NU Adiluwih berupaya terus memupuk kemampuan dan kepekaan bisnis para ibu-ibu dengan menularkan hasil pelatihan Home Industri kepada seluruh pengurus ranting Muslimat.


“Karena masih dalam masa pandemi maka peserta kita batasi 3 orang setiap rantingnya. Diharapkan tiga orang ini akan menularkan ilmu dan keterampilan yang dimilikinya kepada seluruh ibu-ibu di desanya,” harapnya.


Pada pelatihan Home Industri tersebut, para pengurus Ranting Muslimat NU melakukan praktik pembuatan berbagai macam kuliner yang memiliki prospek untuk dikembangkan dan dipasarkan di daerahnya. Di antara kuliner yang dibuat yakni aneka kue seperti roti gulung, karamel singkong, otak-otak dan lontong.


“Para ibu-ibu sangat antusias dan meminta program ini jangan berhenti sampai disini, tapi menjadi berkelanjutan. Semoga kegiatan ini menjadikan Muslimat maju khususnya di Kecamatan Adiluwih,” harap Binti.


Langkah PAC Muslimat ini selaras dengan kebijakan PC Muslimat NU yang sudah melakukan Road Show ke 8 Kecamatan di Pringsewu untuk mencetak para entrepeneur ibu-ibu. Sebanyak 131 desa di Pringsewu menjadi target pembinaan yang dimulai dari awal Januari hingga akhir Maret 2021.


“Selain melahirkan 1.000 Hafidzah juz 30 dari kalangan bu-ibu, kami juga ingin melahirkan 1.000 Entrepreneur dari kalangan Ibu-ibu Muslimat NU Kabupaten Pringsewu,” kata Ketua PC Muslimat NU Pringsewu Hj Ani Fitriani..


Potensi ibu-ibu akan terus dimaksimalkan dengan menjadikan mereka sosok yang tidak hanya berpangku tangan. Selain tugas utama sebagai Ibu rumah tangga, mengurus suami, dan mendidik putra-putri, Muslimat NU juga ingin berdaya dan berkhidmad di Nahdlatul Ulama di bidang ekonomi dan kewirausahaan.


Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Aryudi AR

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link