Maahad Al Musthofa Mobile

Bekasi, NU Online

Setelah menurunkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Posko NU Peduli dan dapur umum di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Ahad 28 Oktober 2021, Tim NU Bekasi selanjutnya menuju ke Posko MWCNU Muara Gembong.

 

Tim terdiri dari NU Care-LAZISNU, PMII dan Ismakes Bekasi. Tiba di Posko MWCNU Muara Gembong, sedikit demi sedikit barang bantuan dipindahkan ke perahu dengan sangat hati-hati. Setelah semuanya dipindahkan, mesin perahu kayu pun dinyalakan, menandakan sudah siap mengarungi muara untuk ikut membantu mendistribusikan bantuan ke Posko MWCNU Muara Gembong.

 

Dengan kondisi arus muara yang cukup deras tim dengan perahu kayu berhasil tiba. Bang Rizal dari LAZISNU Kabupaten Bekasi memberikan secara simbolis bantuan tersebut kepada Ketua MWCNU Muara Gembong.

 

“Alhamdulillah Pak Kiai, ini ada distribusi bantuan dari para donatur yaitu warga Perum BKI Sukatani, TK Daarul Ulum Cikarang Utara, SDIT Atsuraya Cikarang Utara, PRINU Grand Wisata Tambun Selatan, TPQ Al-Intiba dan alumni MTs Al-Barkah 99. Mohon diterima,” kata Bang Rizal.

 

Ketua MWCNU Muara Gembong, Kiai Agus, menyambut penyerahan bantuan tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih untuk Rekan-rekan, Sahabat LAZISNU, PMII Kabupaten Bekasi dan Ismakes atas distribusi bantuannya,” katanya.

 

Sementara itu, Kopri PMII Bekasi bersama Ismakes dengan sigap melakukan psikososial, kepada anak-anak di Desa Pantai Harapan Jaya. Anak-anak di desa terdampak bencana itu pun terlihat tertawa lepas dan mengikuti setiap sesi.

 

Beranjak sore, matahari hampir kehilangan cahayanya. Tim pun kembali ke lokasi awal dengan menggunakan perahu.

 

Salman Alhikimi Ketua LAZISNU Kabupaten Bekasi mengatakan bersyukur karena penyaluran bantuan pada hari itu berjalan lancar walaupun medan yang dilalui cukup sulit. “Tapi Tim tetap semangat dan senang karena aksi kemanusiaan di atas segalanya,” ujar Salman. 

 

Berdasarkan data NU Online, banjir di Bekasi terjadi sejak beberapa pekan. Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln menjelaskan sebanyak 82 titik lokasi banjir merendam kawasan Kabupaten Bekasi. Total ada 84 titik lokasi banjir yang terpantau oleh petugas saat pada Sabtu (20/2/2021).

 

Sebanyak 82 titik tersebut tersebar di 17 kecamatan yang meliputi 40 desa atau kelurahan sedangkan jumlah keluarga yang terdampak sebanyak 11.628 KK.   

 

Henri menjelasakan banjir terjadi karena tiga faktor, intensitas hujan disertai angin kencang, meluapnya daerah aliran sungai dan efek pembangunan selain itu terdapat banyak wilayah yang awalnya merupakan daerah resapan air kini berganti perumahan

 

Kontributor: Irfan Arifin

Editor: Kendi Setiawan

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link