Berita

Pendidikan Senjata Masa Depan – Pondok Pesantren Lirboyo

Al-Musthofa Publication Pendidikan Senjata Masa Depan - Pondok Pesantren Lirboyo

Pendidikan Senjata Masa Depan | “Aku akan belajar untuk mempersiapkan diri, dan suatu hari peluangku akan datang.” Abraham Lincoln

Apa yang telah diungkapan oleh Abraham Lincoln bahwa belajar sebuah senjata yang kita miliki untuk kita gunakan menumpas kebodohan dan ketidakadilan yang telah dilakukan oleh sebagian besar umat manusia.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Afrika Selatan yakni Nelson Mandela, bahwa pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Kita sebagai generasi bangsa dan negara memang memerlukan sebuah pendidikan yang bisa membawa mereka akan kemanfaatan yang dapat diperoleh dari Pendidikan itu sendiri.

Apa yang telah dikatakan di atas sangat selaras dengan apa yang telah disampaikan oleh Socrates bahwa ilmu seperti udara, ia begitu banyak di sekeliling kita. Kamu bisa mendapatkannya di mana pun dan kapan pun. Bahwa di mana pun kita berada bila kita memiliki kemauan yang tinggi untuk mencari sebuah ilmu, maka dengan mudah kita mencarinya di mana pun tempatnya.

Ibarat ilmu laksana “isi” yang ada di bawah laut, bahwa di dalamnya tidak hanya terdapat macam-macam ikan melainkan juga sampah dan bangkai kapal yang berserakan. Sehingga mencari ilmu memang bisa di mana saja dan kapan saja namun juga harus memliki kemampuan untuk memilah-milah ilmu dengan baik agar dapat memberikan kemanfaatan.

tonton juga: Mengamalkan Ilmu | KH. M. Anwar Manshur

Tujuan ilmu

Pendidikan diumpamakan sebuah perjalanan dimana engkau menemukan nilai-nilai di dalamnya. Pendidikan tidak hanya untuk mengumpulkan ilmu sebanyak-banyaknya, namun juga untuk meraih kualitas ilmu yang baik yang telah dicari oleh seorang pelajar. Oleh karena itu, ilmu yang memiliki kualitas inilah yang diharapkan bisa memberikan kemanfaatan kepada orang lain. Sehingga mereka juga merasakan buah dari apa yang telah kita pelajari.

Tujuan ilmu yang terpenting adalah memahami apa yang telah kita peroleh, bukan hanya mengandalkan apa yang telah kita hafalkan. Dengan pemahaman inilah sehingga kita sebagai generasi bangsa benar-benar mampu mengubah dunia dengan menggunakan cara dan metode yang benar dan baik.

baca juga: Pentingnya Mengamalkan Ilmu

Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa “Barang siapa yang Allah dikehendaki kebaikan, maka Allah akan memberikan pemahaman kepadanya tentang sebuah ilmu agama”. Dalam hadis tersebut Nabi menggunakan redaksi pemahaman bukanlah hafalan. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman lebih penting daripada hafalan, namun bukan berarti apa yang kita hafalkan tidaklah penting bagi kita, melainkan hafalan tetaplah menjadi hal yang penting karena dengan pemahaman yang baik akan menumbuhkan sebuah hafalan. Tanpa pemahaman, ilmu kita tidak akan bisa bermanfaat dan berkembang.

Kita akan benar-benar bersemangat serta berfokus dalam belajar dan memahami ilmu jika tujuan kita murni hanya untuk belajar, bukanlah untuk mencari dunia seperti mendapatkan gelar maupun ijazah. Dengan niat sepeti ini menjadi sebuah wasilah dalam tercapainya ilmu yang bermanfaat serta mampu untuk diamalkan. Karena ketika tujuan kita hanya mencari gelar pastinya kita tidak mau benar-benar belajar dan memahami, namun hanya semangat menumpuk hafalan sebanyak-banyaknya tanpa memahami ilmu tersebut. Kita menjadi tidak bisa menikmati ilmu pengetahuan dan tidak bisa menemukan hakikat dan tujuan ilmu yang sebenarnya. Waallahu ‘Alam []

Penulis: Fahmi Ulin Nuha

Pendidikan Senjata Masa Depan

Al-Musthofa Publication Pendidikan Senjata Masa Depan - Pondok Pesantren Lirboyo

Source link