Berita

Pengurus Harian Syuriyah-Tanfidziyah dan Lembaga Jadi Peserta Rakernas PBNU 

Al-Musthofa Publication Pengurus Harian Syuriyah-Tanfidziyah dan Lembaga Jadi Peserta Rakernas PBNU 

Jakarta, NU Online
Panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah bekerja untuk mempersiapkan agenda yang akan digelar di Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 24-25 Maret 2022 itu.

 

“Alhamdulillah persiapan secara umum sudah berjalan dengan baik, panitia sudah menyiapkan segala sesuatunya. Materi rakernas sudah dicetak dan pendaftaran peserta sekarang sedang on progress,” kata Ketua Panitia Rakernas PBNU H Amin Said Husni kepada NU Online, Senin (21/3/2022). 

 

Ia menyebutkan, peserta Rakernas adalah seluruh jajaran pengurus harian syuriyah dan tanfidziyah PBNU, serta pengurus lembaga dan badan khusus. Selain itu, panitia akan mengundang para ketua umum badan otonom NU. 

 

“Itulah peserta dari Rakernas ini. Mereka semua kita minta konfirmasi kehadirannya melalui formulir google agar kita nanti bisa melakukan manajemen kepesertaan menjadi lebih baik,” ungkap Amin yang juga Ketua PBNU itu.

 

Seluruh peserta Rakernas PBNU akan melewati skrining kesehatan berupa tes rapid antigen. Protokol kesehatan juga akan diterapkan dengan ketat, seperti menjaga jarak. Panitia juga akan menyediakan alat-alat untuk mencuci tangan. 

 

“Mereka semua harus tes antigen dan prokes tetap akan diterapkan secara penuh. Baik dari segi jarak maupun penyediaan alat-alat untuk cuci tangan, kemudian juga hand sanitizer, itu semua kita sediakan secara baik, sehingga prokes dapat diterapkan secara maksimal,” tegas Amin.

 

Ia mengaku, keberlangsungan Rakernas PBNU ini didukung penuh oleh tuan rumah, yakni Pengasuh Pondok Pesantren Cipasung KH Abun Bunyamin Ruhiat. Berbagai inisiatif telah dilakukan Kiai Abun demi kelancaran agenda Rakernas PBNU. 

 

“Beliau sangat antusias memberikan dukungan kepada panitia. Bahkan beliau inisiatif memesan hotel-hotel dan menyiapkan sarana-prasarana aula penginapan. Kami tentu sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari beliau. Begitu juga kepada PWNU Jawa Barat yang memberikan dukungan,” katanya. 

 

Amin memastikan bahwa target dari Rakernas ini adalah agar tersusun berbagai program kerja PBNU secara komprehensif dengan ukuran-ukuran kinerja yang jelas dan terukur, sehingga menjadi acuan dari kegiatan-kegiatan PBNU di masa mendatang.

 

Berbagai program kerja yang akan ditetapkan tersebut merupakan bagian dari upaya PBNU menerjemahkan amanat Muktamar Ke-34 NU di Lampung, Desember 2021 lalu, yakni membangun kemandirian dan perdamaian dunia.  

 

“Muktamar memberikan dua mandat besar yaitu membangun kemandirian dan ikut serta dalam menciptakan perdamaian dunia. Dua amanat ini kemudian diterjemahkan ke dalam program-program PBNU yang akan ditetapkan di Cipasung nanti,” pungkasnya. 

 

Sebelumnya, PBNU telah melakukan penyelarasan atau konsinyasi rencana program kerja dari masing-masing bidang di bawah koordinasi empat wakil ketua umum. Konsinyasi itu dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta, pada 14-15 Maret 2022 lalu. Materi program kerja itu kemudian akan dibawa ke dalam forum Rakernas PBNU untuk dibahas dan ditetapkan. 

 

Selain menetapkan program kerja, akan dilangsungkan pula pengukuhan pengurus lembaga dan badan khusus PBNU masa khidmah 2022-2027. Kemudian, bakal ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) PBNU bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen PPN/Bappenas).

 

Pewarta: Aru Lego Triono
Editor:Kendi Setiawan

Al-Musthofa Publication Pengurus Harian Syuriyah-Tanfidziyah dan Lembaga Jadi Peserta Rakernas PBNU 

Source link