Maahad Al Musthofa Mobile

Jakarta, NU Online

Jamiyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) bersama Ikatan Alumni Madrasatul Quran Tebuireng di Jakarta menggelar khataman Al-Qur’an dalam rangka menyongsong Konferwil Ke-20 PWNU DKI Jakarta, Ahad (28/3) pagi. Sedikitnya 40 orang yang tergabung dalam acara ini mengkhatamkan Al-Qur’an di Kantor PWNU DKI Jakarta, Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur.


“Khatmil Qur’an di Kantor PWNU DKI Jakarta. Kegiatan prakonferwil merupakan upaya menyatukan frekuensi ke Allah. Semoga semua dimudahkan, dilancarkan, dan penuh keberkahan,” kata Wakil Sekretaris PWNU DKI Jakarta Husni Mubarok Amir.


Ia menambahkan, kegiatan khatmil Qur’an diselenggarakan oleh JQHNU DKI Jakarta bersama Ikatan Alumni Madrasatul Quran Tebuireng di Jakarta. Jamaah yang hadir mendoakan para pendiri NU dan ulama Jakarta.


“Kita juga mendoakan almarhum Romo Kiai Yusuf Masyhar selaku pengasuh Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng yang seorang ahlul Quran. Semoga sebab barokah para kiai dan ahlul Qur’an menjadi sebab kelancaran pelaksanaan Konferwil pada awal April nanti,”kata Husni yang juga alumnus MQ Tebuireng.


Kegiatan khatmil Qur’an merupakan salah satu agenda panitia Konferwil Ke-20 PWNU DKI Jakarta. Sebelumnya panitia Konferwil PWNU DKI Jakarta telah mengadakan kunjungan ke kediaman para kiai dan tokoh NU Jakarta.


Dalam rangka menyambut konferwil, PWNU DKI Jakarta juga melakukan ziarah ke makam para kiai NU dan makam habaib di Jakarta. Agenda lain yang dilakukan dalam rangka menyemarakkan konferwil NU DKI Jakarta adalah bedah buku tokoh ilmu falak di Jakarta dan bedah rumah di sejumlah titik di Jakarta.


Ketua JQHNU DKI Jakarta KH Ahmad Zarkasyi mengatakan, dalam rangka menyambut dan memeriahkan Konferwil PWNU DKI, JQHNU DKI mengadakan khatmul Qur’an. “Dengan khatmul Qur’an, kita mengharapkan keberkahan yang selalu menaungi warga DKI khususnya nahdhdiyin,” kata Kiai Zarkasyi.


Peserta khatmul qur’an berdoa agar acara Konferwil DKI nanti berjalan lancar. JQHNU DKI Jakarta berharap agar masyarakat dapat  membiasakan diri semaan/khatmul Qur’an di daerah DKI dan  membumikan ajaran Ahlussunah wal Jamaah Annahdliyyah khususnya di DKI Jakarta.


“Yang itu semua adalah tradisi NU,” kata Kiai Zarkasyi.


Pewarta: Alhafiz Kurniawan

Editor: Kendi Setiawan

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link