Berita

Semoga Petani NU Semakin Sejahtera

Al-Musthofa Publication Semoga Petani NU Semakin Sejahtera

Grobogan, NU Online  

Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh kembali menyapa petani Nahdliyin dengan panen perdana padi organik di Kabupaten Grobogan pada Rabu (4/8) setelah sebelumnya panen perdana padi organik di Blora dan Batang Jawa Tengah.

 

Saat menyapa petani NU di Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan KH Ubaidillah Shodaqoh menyampaikan, masyarakat tidak akan bisa membahas perkembangan teknologi informasi kalau kecerdasan anak bangsa kita menjadi menurun akibat konsumsi bahan makanan yang tidak thayibah karena kandungan bahan-bahan kimia sintetis yang dapat merusak sel-sel tubuh kita.

 

“Karena itu PWNU Jawa Tengah mengajak petani untuk kembali ke alam dengan pertanian organik. Semoga dengan panen padi organik warga petani NU semakin sejahtera. Insyaallah inilah pilihan kita,” tegasnya.

 

Dalam kunjungannya yang didampingi Ketua PWNU HM Muzamil, Sekretaris KH Hudalloh Ridwan, Wakil Ketua PW Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) KH Turja’un, dan Ketua Kadang Tani Sarwo Tulus LPPNU Musthofa, Gus Ubed panggilan akrabnya menyampaikan terima kasih atas langkah petani NU di Jateng menggunakan pupuk organik.

 

“Langkahnya sudah tepat, selain menghasilkan panen padi yang lebih baik, pupuk organik buatan LPPNU sudah teruji bisa menyuburkan tanah dan ramah lingkungan,” terangnya.

 

Ketua PWNU Jateng HM Muzamil memohon agar warga NU yang masih memiliki sawah untuk dipertahankan, jangan sampai dijual. “Mau putra putrinya bercita-cita menjadi guru, dokter, atau apapun profesi yang manfaat lainnya, jangan sampai meninggalkan lahan pertaniannya,” ujarnya.

 

“Dawuh Rais Akbar NU Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari bahwa petani adalah penolong negeri,” terangnya kepada NU Online, Sabtu (7/8).

 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Grobogan KH Abu Manshur menyampaikan terima kasih atas bimbingan LPPNU Jateng tentang pertanian organik. “Bimbingan dan arahan itu kemudian kita praktikkan di Desa Medani Tegowanu. Dengan keberhasilan panen ini, Insyaallah para petani Nahdliyin di 218 desa lainnya akan bisa mengikuti pola pertanian organik,” ujarnya.

 

Ketua MWCNU Tegowanu KH Bisri menjelaskan, dari pelatihan LPPNU pihaknya  sekarang membuat kompos untuk pupuk tersedia juga pupuk padat dan cair. “Dalam kesempatan yang lain kami juga siap mengikuti pelatihan pestisida hayati,” pungkasnya.

 

Kontributor: Atsnal Lathif

Editor: Abdul Muiz

Al-Musthofa Publication Semoga Petani NU Semakin Sejahtera

Source link