Maahad Al Musthofa Mobile

Banyuwangi, NU Online

Beberapa waktu lalu, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj memberikan apresiasi terhadap program sobo deso yang digerakkan PCNU Banyuwangi, Jawa Timur. Melalui sebuah tayangan video, Kiai Said mengaku bangga dan menyebut bahwa program sobo deso ini merupakan keunikan program NU Banyuwangi. 

“Antara kepala desa dengan masyarakat, warga, itu ada interaksi aktivitas kemasyarakatan sekaligus bisa menjadi database siapa warga NU yang aktif dalam berorganisasi yang merupakan terobosan inovasi generasi yang sangat luar biasa,” kata Kiai Said.

 

Kiai Said juga mendoakan agar Allah memberikan kekuatan lahir batin kepada pengurus NU Cabang Banyuwangi.

 

Menaggapi hal itu, Ketua Lakpesdam NU Banyuwangi, Zainal Mustofa mengatakan apresiasi Kiai Said menandakan bahwa program PCNU melalui Lakpesdam NU untuk menyapa akar rumput dan sebagai program yang baik untuk mengembangkan SDM warga NU.

 

Zainal Mustofa menceritakan program sobo deso ini berawal dari pikiran sederhananya untuk mengumpulkan data dalam melaksanakan program-program Lakpesdam NU ke depannya. “Melihat Kabupaten Banyuwangi yang memiliki ratusan desa dan puluhan kelurahan maka menyapa ranting menjadi hal yang penting agar program tepat sasaran,” kata Zaeinal Mustofa, Ahad (25/4).

 

Ia memaparkan, pelaksanaan program sudah mengunjungi 139 dari 189 desa yang ada atau kurang 50 desa lagi. “Memang kegiatan sobo deso dari beberapa laporan. Banyak ranting-ranting yang tumbuh kembali semenjak didatangi sobo deso. Harapan kita banyak yang tercapai yaitu bergeraknya kembali ranting dan saling sinergi NU dengan perangkat desa,” jelasnya.

 

Progrm sobo deso, lanjut Zainal Mustofa, akan terus berlanjut menyapa seluruh ranting di Kabupaten Banyuwangi untuk menumbuhkan LAZISNU dan banom-banom. Menariknya, kata dia, dengan hadirnya sobo deso dapat melihat kekurangan fasilitas yang perlu ditunjang oleh PCNU Banyuwangi di desa-desa yang dikunjungi. Seperti, pendirian MI (Madrasah Ibtidaiyah) di bawah naungan LP Ma’arif NU di desa yang belum memiliki sekolah naungan LP Ma’arif dan persoalan-persoalan desa lainnya.

 

“Kami tuntaskan terkait semua ranting yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Kami akan kunjungi dan ajak bicara. Selanjutnya, jika semua desa sudah di kunjungi  lanjut ke sobo kelurahan. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menumbuhkan semangat ranting,” pungkasnya.

Kontributor: Vina Yunda Safitri

Editor: Kendi Setiawan

Maahad Al Musthofa Mobile

Source link