Berita

Tentang Menjauhi Larangan – Pondok Pesantren Lirboyo

Al-Musthofa Publication Tentang Menjauhi Larangan - Pondok Pesantren Lirboyo

Tentang Menjauhi Larangan

Perlu diketahui bahwa agama memiliki dua bagian. Pertama menjauhi larangan, selanjutnya menjalankan ketaatan. Menjauhi larangan adalah hal yang sangat berat untuk dilakukan. Ketaatan bisa saja dilakukan oleh setiap orang, meskipun bersamaan dengan melakukan kemaksiatan. Di sini, menjauhi larangan tidak akan bisa dilakukan kecuali oleh mereka yang jujur.

Jujur kepada diri sendiri bahwa ia tidak akan lagi mengulangi apa yang menjadi larangan dalam agamanya. Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah Saw:

اَلْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ اَلسُّوْءَ وَالْمُجَاهِدُ مَنْ جَاهَدَ هَوَاهُ

“Orang yang hijrah adalah orang yang meninggalkan keburukan, dan orang yang jihad adalah orang yang berjuang melawan hawa nafsunya.”

Ketika Allah memberikan ujian pada anggota tubuh kita, itu merupakan nikmat dari-Nya, juga amanah yang harus dijaga. Jika ujian dari Allah dibalas dengan kemaksiatan, maka sama halnya kita sebagai hamba tidak mensyukuri apa yang telah diberikan oleh-Nya.

Memelihara anggota tubuh

Karena anggota tubuh adalah hal yang kita pelihara. Dan setiap pemelihara akan ditanyakan perihal peliharaannya kelak.

Sudah dijelaskan pula bahwa kelak, anggota tubuh kita akan bersaksi tentang apa yang kita lakukan dengannya. Selaras dengan ayat dalam surah An-Nur ayat 24, yang menjelaskan akan hal tersebut:

يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

“Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS. An-Nur : 24)

Dan pada ayat:

ٱلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰٓ أَفْوَٰهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.” (QS. Yasin : 65)

baca juga: Larangan Memaki Agama Lain
baca juga: Larangan Memberontak Pemerintah

Dengan demikian, menjaga seluruh anggota badan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, terutama tujuh anggota badan. Antara lain; mata, telinga, lisan, perut, kemaluan, tangan, dan kaki. Karena neraka memiliki tujuh pintu, dan setiap pintu diperuntukkan bagi mereka yang bermaksiat pada Allah, dengan masing-masing tujuh anggota tersebut.

Semoga kita semua bisa menjaga semua anggota badan, dari segala sesuatu yang buruk.

Tonton juga: Sudahkah Anda Ngadep Dampar Hari ini?

Al-Musthofa Publication Tentang Menjauhi Larangan - Pondok Pesantren Lirboyo

Source link