Berita

Wali Kota Singkawang Dukung NU Jadi Penggerak Terdepan Jaga Kerukunan

Al-Musthofa Publication Wali Kota Singkawang Dukung NU Jadi Penggerak Terdepan Jaga Kerukunan

Singkawang, NU Online

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie berharap Nahdlatul Ulama (NU) menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama di Kota Singkawang yang dinobatkan sebagai kota Toleransi ini. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan pelantikan Pengurus Cabang NU (PCNU) Kota Singkawang masa khidmat 2021-2026 di Balairung Kota Singkawang pada Ahad (22/8/2021).

 

“Pemerintah Kota berharap agar NU di Kota Singkawang menjadi penggerak terdepan bersama pemerintah dan unsur masyarakat lainnya dalam upaya menciptakan dan memelihara kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama. Sebab hal ini adalah modal utama dalam membangun kota. Bagaimana kita bisa bekerja dengan tenang jika antar anggota masyarakat tidak rukun,” kata Tjhai Chui Mie.

 

Tjhai Chui Mie mengatakan, andil multipihak termasuk NU dalam menciptakan dan memelihara kerukunan serta keharmonisan antar umat beragama dan kehidupan sosial di Singkawang ini, sebagai bentuk komitmen bersama dalam kehidupan berbangsa bernegara, termasuk untuk mewujudkan pembangunan daerah.

 

Dalam sambutannya, Tjhai Chui Mie mengakui konsep dan prinsip dasar nahdliyah dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara telah banyak membantu bangsa ini dalam membangun kondusifitas negara dan membangun bangsa Indonesia menuju manusia yang memiliki peradaban.

 

“Dari konsep dasar itulah, pemerintah baik pusat hingga daerah merasa perlu untuk tidak sekadar menempatkan NU pada posisi obyek dalam pembangunan, tetapi sebaliknya pemerintah selalu berusaha menempatkan NU sebagai partner pemerintah dalam mengisi pembangunan Indonesia seutuhnya,” kata Tjhai Chui Mie.

 

“Besarnya massa NU yang memiliki struktur hingga ke lapisan tatanan masyarakat terbawah, merupakan aset yang harus dikembangkan secara terus-menerus dengan cara berkolaborasi dengan pemerintah dan organisasi masyarakat lainnya,” imbuh Tjhai Chui Mie.

 

Tjhai Chui Mie juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan kerukunan dan keharmonisan di Kota Singkawang. Dengan begitu, Singkawang yang pada 2018 menjadi kota paling toleran di Indonesia namun turun ke peringkat kedua setelah Kota Salatiga pada 2020 dapat kembali menjadi yang pertama di tahun mendatang.

 

“Kita berharap di tahun 2022 posisi kota toleran dapat kit raih kembali. Untuk itu saya mengajak kepada hadirin dan seluruh komponen masyarakat, khususnya kepada pengurus NU, agar bersama-sama pemerintah dalam mewujudkan harapan tersebut,” pinta Tjhai Chui Mie.

 

Kontributor: Siti Maulida

Editor: Kendi Setiawan

Al-Musthofa Publication Wali Kota Singkawang Dukung NU Jadi Penggerak Terdepan Jaga Kerukunan

Source link